KOMPONEN DASAR DAN DIMENSI FITRAH SEBAGAI INNER POTENSIAL
DOI:
https://doi.org/10.38102/ckvs3537Keywords:
Konsep Dasar Fitrah, Dimensi Fitrah, Inner PotensialAbstract
Studi ini berusaha mendalami hadits Nabi Muhammad saw. tentang fitrah manusia. Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. Konsep ini menunjukkan walaupun secara fisiknya manusia saat lahir dalam keadaan lemah, namun memiliki potensi berupa kecenderungan-kecenderungan tertentu menyangkut daya nalar, mental dan psikisnya yang berbeda-beda jenis dan tingkatannya. Makalah ini difokuskan pada empat rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah konsep dasar tentang fitrah?; 2) Bagaimanakah dimensi-dimensi-dimensi fitrah?; 3) Bagaimanakah teori-teori yang mendasari fitrah?; dan 4) Bagaimanakah konsep fitrah sebagai inner potensial?. Sesuai dengan fokus kajian pada makalah ini dapat dideskripsikan bahwa: 1) Konsep dasar fitrah merupakan potensi yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia tidak terbatas nilai dan jumlahnya. Fitrah yang diberikan Allah SWT kepada manusia bersifat universal (kuttiyyuri). Dan secara garis besar (ijmal)-nya mencakup pada empat bidang, yaitu: fitrah ketauhidan (al-fitrahfi al-tauhid); fitrah suci dari dosa (al-fitrahfi al-dzunub); fitrah kemuliaan (al-fitrahfi al-ikraman); dan fitrah sosial (al-fitrahfi al-ijti-maiyyah); 2) Dimensi fitrah manusia memiliki tiga hal, yaitu: fitrah jasmani, fitrah ruhani dan fitrah nafs; 3) Teori yang mendasari fitrah terdapat empat pandangan, yaitu: pandangan empirisme, pandangan nativisme, pandangan naturalisme dan pandangan Islam; dan 4) Inner Potential disebut kodrat batin yang bersifat pembawaan, intrinsik, tidak jahat, dan cenderung baik, sementara dalam bahasa Psikologi Sufistik, dimaknai fitrah ruhaniyyah atau inner potential yang memiliki daya positif manusia. Fitrah dalam perspektif psikologi pendidikan memiliki peranan yang cukup penting dalam mengembangkan fitrah manusia agar mampu berkembang dengan baik dan terarah.
