EPISTEME BURHAN: IMPLIKASINYA TERHADAP ILMU-ILMU KEISLAMAN (Dalam Pemikiran Neo-Sufisme Nurcholish Madjid)
DOI:
https://doi.org/10.38102/d2zcp668Keywords:
Episteme Burhan, Ilmu-Ilmu Keislaman, Neo-Sufisme Nucholish MadjidAbstract
Episteme Burhani merupakan salah satu sumber pengetahuan Islam yang menyandarkan diri pada kekuatan akal yang bersumber dari realitas alam, sosial, humanitas, dan keagamaan. Pengetahuan burhani telah digunakan oleh filosof-filosof muslim klasik hingga kontemporer di bidang studi Islam terutama dalam membangun struktur keilmuan Islam. Adalah Nurcholish Madjid salah satu cendekiawan muslim ini telah menggunakan episteme burhani dalam mengkaji bidang tasawuf yang kemudian menghasilkan wajah sufisme baru yang dikenal dengan neo-sufisme. Episteme burhan dan implikasinya terhadap kontruksi ilmu-ilmu keislaman dalam pemikiran Neo-Sufisme Nurcholish Madjid sebagai issu sentral penelitian ini dikaji secara seksama seberapa dampaknya terhadap perubahan budaya, pemikiran, dan komitmen Islam. Studi ini diharapkan memberikan pemahaman positif terhadap bangunan episteme burhan khususnya dalam pemikiran neo-sufisme Nurcholish Madjid. Analisa pada kajian ini diharapkan berguna untuk menguatkan argumen bahwa episteme burhan sebagai sumber pengetahuan memberikan sumbangan penting dalam struktur bangunan ilmu-ilmu keislaman.
